Translate
Kamis, 17 Januari 2013
Pernyataan dan bukan Pernyataan
PERNYATAAN DAN BUKAN PERNYATAAN
Pengertian Logika Matematika
Logika adalah ilmu berpikir dan bernalar dengan benar. Matematika merupakan ilmu dasar yang penting dikuasai banyak menggunakan logika dalam menyelesaikannya. Logika matematika bertujuan untuk membuat kesimpulan yang sah, yang dikembangkan melalui penggunaan matematika dengan memanfaatkan lambing matematika, sehingga dapat dihindari makna ganda sebagaiman terdapat dalam bahasa sehari – hari. Logika matematika akan berfaedah dan penting bagi pola berfikir. Bagaiman kita dapat yakin bahwa suatu pernyataan itu benar, pernyataan itu salah, dan sebagainya. Sehingga akan memberikan alasan yang kritis terhadap berbagai permasalahan nyata dalam kehidupan sehari – hari.
Kalimat Terbuka dan Pernyataan
Kalimat Terbuka
Kalimat terbuka adalah suatu kalimat yang belum diketahui nilai benar atau salahnya. Agar kalian lebih memahami tentang kalimat terbuka, perhatikan dengan baik contoh – contoh di bawah ini.
Semoga anda berhasil
x + 2 = 51
3x < 9
Mudah – mudahan hari ini tidak hujan.
Pernyataan
Pernyataan adalah kalimat yang bernilai benar atau salah saja tetapi tidak kedua – duanya. Benar diartikan ada kesesuaian antara apa yang dinyatakan oleh kalimat itu dengan keadaan yang sebenarnya. Untuk lebih memahami tentang suatu pernyataan, perhatikan contoh – contoh pernyataan berikut ini.
Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.
Ir. Soekarno adalah presiden pertama Republik Indonesia.
3 > 5
Jakarta adalah ibukota Negara Indonesia
√2 adalah bilangan rasional.
7 adalah bilangan prima.
Sabtu, 12 Januari 2013
Minggu, 06 Januari 2013
Pengertia Media Pembelajaran
Pengertian /definisi Media Pengajaran.
Di dalam dunia pendidikan kita kenal berbagai istilah peragaan atau
keperagaan. Ada yang lebih senang menggunakan istilah komunikasi
peragaan. Dewasa ini telah mulai dipopulerkan istilah baru yakni "Media Pengajaran".
Sedangkan dalam kepustakaan asing ada sementara ahli yang menggunakan
istilah Audio-Visual Aids. Untuk pengertian yang sama, banyak pula ahli
yang menggunakan istilah Teaching material atau Instructional material.
Oleh karena beragamnya istilah tersebut, yang mempunyai tekanannya
sendiri-sendiri, maka akan lebih baik jika kita mengambil salah satu
diantaranya, dalam hal ini "Media Pengajaran". Yang bertujuan
mengarahkan semua proses pendidikan dan pengajaran, kegiatan pendidikan
dapat diarahkan kepada pembentukan manusia yang diharapkan oleh
masyarakat.
Secara
praktis proses pencapaian tujuan itu melalui suatu pengajaran yang
direncanakan oleh sekolah. Atau dengan kata lain sekolah menyediakan
suatu lingkungan yang sesuai dengan usaha pencapaian tujuan pendidikan
yang diharapkan oleh masyarakat umum sesuai dengan kebutuhan: dan
cita-cita masyarakat itu. Tujuan khusus adalah tujuan yang merupakan
penjabaran secara terperinci dari tujuan umum. Tujuan guru adalah tujuan
yang diharapkan oleh guru, yakni perubahan dalam berbagai aspek tingkah
laku siswa. Sedangkan tujuan siswa adalah tujuan yang berdasarkan pada
keinginan dan minat siswa.
Untuk dapat lebih mudah memahami uraian Pengertian Media Pengajaran selanjutnya,
berikut ini diberikan beberapa pengertian tentang media. Kata "Media"
berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata "Medium"
yang berarti perantara atau pengantar. Jadi media adalah perantara atau
pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Banyak batasan yang
diberikan dari orang tentang media media tidak hanya digunakan oleh guru
tetapi lebih penting lagi digunakan oleh siswa. Karena sebagai penyaji
dan penyalur pesan, dalam hal tertentu media dapat menyampaikan
informasi secara. lebih teliti jelas dan menarik.
Menurut Soendjojo mengatakan Pengertian Media Pengajaran
“Media adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang penyebar ide
sehingga gagasan itu sampai pada penerima”. Sedangkan menurut Sadiman
mengatakan "Media adalah segala alat fisik yang dapat menyatakan pesan
serta perangsang siswa untuk belajar". Hakekat pemilikan dan penggunaan
media adalah keputusan untuk memahami, tidak memakai atau
mengadaptasikan media terhadap siswa, tidak sekedar memakai media,
tetapi harus memilih kriteria dan menggunakan media salah satu dasar
pertimbangan pemilihan dan penggunaan media adalah ingin memberikan
gambaran / penjelasan yang lebih kongkrit. Disamping hal tersebut di
atas masih ada beberapa faktor yang perlu juga diperhatikan antara lain
tujuan instruksional yang hendak dicapai, karakteristik siswa (sasaran,
jenis rangsangan belajar yang diinginkan) dalam hubungan dengan kriteria
pemilihan dan penggunaan media menurut pandangan Sadiman (1986 85)
mengatakan “Pemilihan media seyogyanya tidak terlepas dari pokok
permasalahan bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional
secara keseluruhan” Dengan demikian jelas, bahwa pemilihan dan
penggunaan media sebaiknya tidak terlepas dari tujuan utamanya, yaitu
bahwa media merupakan komponen dari sistem instruksional karena itu
meskipun tujuan dari isinya sudah dikaitkan tetapi faktor-faktor
karakteristik siswa strategi belajar mengajar alokasi waktu dari sumber
perlu sekali dipertimbangkan. Jika dilihat dari pendapat di atas
jelaslah penggunaan media dalam proses belajar mengajar dilakukan secara
baik serta optimal akan membawa dampak positif terhadap guru dan siswa.
Artikel-Artikel Pendidikan lainnya :
Sejarah Pendidikan Indonesia
Sejarah pendidikan di Indonesia.
Dalam masyarakat Indonesia sebelum masuk kebudayaan Hindu, pendidikan
diberikan langsung oleh orang tua atau orang tua-orang tua dari
masyarakat setempat mengenai kehidupan spiritual moralnya dan cara hidup
untuk memenuhi perekonomian mereka. Masuknya dan meluasnya kebudayaan
asing yang dibawa ke Indonesia telah diserap oleh Bangsa Indonesia
melalui masyarakat pendidikannya. Lembaga Pendidikan itu telah menyampaikan kebudayaan tertulis dan banyak unsur-unsur kebudayaan lainnya.
Ada 2 macam sistem pendidikan dan pengajaran Islam di Indonesia :
Pendidikan di Langgar
Pendidikan di Pesantren
Sejarah pendidikan di Indonesia
dimulai pada zaman berkembangnya satu agama di Indonesia.
Kerajaan-kerajaan Hindu di Pulau Jawa, Bali dan Sumatera yang mulai
pada abad ke-4 sesudah masehi itulah tempat mula-mula ada pendidikan
yang terdapat di daerah-daerah itu. Dapat dikatakan, bahwa
lembaga-lembaga pendidikan dilahirkan oleh lembaga-lembaga agama dan
mata pelajaran yang tertua adalah pelajaran tentang agama. Tanda-tanda
mengenai adanya kebudayaan dan peradaban Hindu tertua ditemukan pada
abad ke-5 di daerah Kutai (Kalimantan). Namun demikian gambaran tentang
pendidikan dan ilmu pengetahuan di Indonesia didapatkan dari
sumber-sumber Cina kurang lebih satu abad kemudian.
Ada 2 macam sistem pendidikan dan pengajaran Islam di Indonesia :
Pendidikan di Langgar
Di setiap desa di Pulau Jawa terdapat
tempat beribadah dimana umat Islam dapat melakukan ibadanya sesuai
dengan perintah agamanya. Tempat tersebut dikelola oleh seorang petugas
yang disebut amil, modin atau lebai (di Sumatera). Petugas tersebut
berfungsi ganda, disamping memberikan do’a pada waktu ada upacara
keluarga atau desa, dapat pula berfungsi sebagai guru agama.
Pendidikan di Pesantren
Dimana murid-muridnya yang belajar
diasramakan yang dinamakan pondok-pondok tersebut dibiayai oleh guru
yang bersangkutan ataupun atas biaya bersama dari masyarakat pemeluk
agama Islam. Para santri belajar pada bilik-bilik terpisah tetapi
sebagian besar waktunya digunakan untuk keluar ruangan baik untuk
membersihkan ruangan maupun bercocok tanam.
Pendidikan Pada Abad Ke Dua
Puluh Jaman Pemerintahan Hindia Belanda dan Pendudukan. Di kalangan
orang-orang Belanda timbul aliran-aliran untuk memberikan kepada
pendudukan asli bagian dari keuntungan yang diperoleh orang Eropa
(Belanda) selama mereka menguasai Indonesia. Aliran ini mempunyai
pendapat bahwa kepada orang-orang Bumiputera harus diperkenalkan
kebudayaan dan pengetahuan barat yang telah menjadikan Belanda bangsa
yang besar. Aliran atau paham ini dikenal sebagai Politik Etis (Etische
Politiek). Gagasan tersebut dicetuskan semula olah Van Deventer pada
tahun 1899 dengan mottonya “Hutang Kehormatan” (de Eereschuld). Politik
etis ini diarahkan untuk kepentingan penduduk Bumiputera dengan cara
memajukan penduduk asli secepat-cepatnya melalui pendidikan secara
Barat.
Dalam dua dasawarsa semenjak tahun
1900 pemerintah Hindia Belanda banyak mendirikan sekolah-sekolah
berorientasi Barat. Berbeda dengan Snouck Hurgronje yang mendukung
pemberian pendidikan kepada golongan aristokrat
Bumiputera, maka Van Deventer menganjurkan pemberian pendidikan Barat
kepada orang-orang golongan bawah. Tokoh ini tidak secara tegas
menyatakan bahwa orang dari golongan rakyat biasa yang harus didahulukan
tetapi menganjurkan supaya rakyat biasa tidak terabaikan. Oleh karena
itu banyak didirikan sekolah-sekolah desa yang berbahasa pengantar
bahasa daerah, disamping sekolah-sekolah yang berorientasi dan berbahasa
pengantar bahasa Belanda. Yang menjadi landasan dari langkah-langkah
dalam pendidikan di Hindia Belanda, maka pemerintah mendasarkan
kebijaksanaannya pada pokok-pokok pikiran sebagai berikut :
- Pendidikan dan pengetahuan barat diterapkan sebanyak mungkin bagi golongan penduduk Bumiputera untuk itu bahasa Belanda diharapkan dapat menjadi bahasa pengantar di sekolah-sekolah
- Pemberian pendidikan rendah bagi golongan Bumiputera disesuaikan dengan kebutuhan mereka
Atas dasar itu maka corak dan
sistem pendidikan dan persekolahan di Hindia Belanda pada abad ke-20
dapat ditempuh melalui 2 jalur tersebut. Di satu pihak melalui jalur
pertama diharapkan dapat terpenuhi kebutuhan akan unsur-unsur dari
lapisan atas serta tenaga didik bermutu tinggi bagi keperluan industri
dan ekonomi dan di lain pihak terpenuhi kebutuhan tenaga menengah dan
rendah yang berpendidikan.
Tujuan pendidikan
selama periode kolonial tidak pernah dinyatakan secara tegas. Tujuan
pendidikan antara lain adalah untuk memenuhi keperluan tenaga buruh
untuk kepentingan kaum modal Belanda. Dengan demikian penduduk setempat
dididik untuk menjadi buruh-buruh tingkat rendahan (buruh kasar). Ada
juga sebagian yang dilatih dan dididik untuk menjadi tenaga
administrasi, tenaga teknik, tenaga pertanian dan lain-lainnya yang
diangkat sebagai pekerja-pekerja kelas dua atau tiga. Secara singkat
tujuan pendidikan ialah untuk memperoleh tenaga-tenaga kerja yang murah.
Suatu fakta menurut hasil Komisi Pendidikan Indonesia Belanda yang
dibentuk pada tahun 1928 – 1929 menunjukkan bahwa 2 % dari orang-orang
Indonesia yang mendapat pendidikan barat berdiri sendiri dan lebih dari
83% menjadi pekerja bayaran serta selebihnya menganggur. Diantara yang
83% itu 45% bekerja sebagai pegawai negeri. Pada umumnya gaji pegawai
negeri dan pekerja adalah jauh lebih rendah dibandingkan dengan
gaji-gaji Barat mengenai pekerjaan yang sama.
Ok demikian artikel tentang sejarah pendidikan di indonesia yang dapat saya bagi dengan rekan-rekan, mudah-mudahan artikel sejarah pendidikan di indonesia ini bisa bermanfaat!!
Salam,
Artikel-artikel terkait dengan pendidikan :
Kamis, 20 Desember 2012
Materi Himpunan (Menyatakan Suatu Himpunan)
1.
Menyatakan
Suatu Himpunan
Suatu himpunan dapat
dinyatakan dengan tiga cara sebagai berikut.
a.
Dengan
kata-kata.
Dengan cara menyebutkan semua syarat/sifat
keanggotaannya.
Contoh: P adalah himpunan bilangan prima antara 10 dan 40, ditulis P =
{bilangan prima antara 10 dan 40}.
b.
Dengan
notasi pembentuk himpunan.
Sama seperti menyatakan himpunan
dengan kata-kata, pada cara ini disebutkan semua syarat/sifat keanggotannya.
Namun, anggota himpunan dinyatakan dengan suatu peubah. Peubah yang biasa
digunakan adalah x atau y.
Contoh: P : {bilangan prima antara 10 dan 40}.
Dengan notasi
pembentuk himpunan, ditulis
P = {10 < x < 40, x
bilangan prima}.
c.
Dengan mendaftar anggota-anggotanya.
Dengan cara menyebutkan
anggota-anggotanya, menuliskannya dengan menggunakan kurung kurawal, dan
anggota-anggotanya dipisahkan dengan tanda koma.
Contoh: P = {11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37}
A = {1, 2, 3, 4, 5}
Contoh:
G adalah himpunan
bilangan ganjil antara 10 dan 36. Nyatakan himpunan G dengan kata-kata, dengan notasi
pembentuk himpunan, dan dengan mendaftar anggota-anggotanya.
Penyelesaian:
G adalah himpunan bilangan ganjil antara 10 dan 36.
a. Dinyatakan dengan kata-kata.
G = {bilangan ganjil antara 10 dan 36}
b. Dinyatakan dengan notasi pembentuk himpunan.
G = {10 < x < 36, x
bilangan ganjil}
c. Dinyatakan dengan mendaftar anggota-anggotanya.
G = {11, 13, 15, 17, 19, 21, 23, 25, 27, 29}.
Misteri Bilangan Lubang Hitam
Dalam astronomi dan fisika, kita
mengenal adanya suatu fenomena alam yang sangat menarik yaitu lubang
hitam (black hole). Lubang hitam adalah suatu entitas yang memiliki
medan gravitasi yang sangat kuat sehingga setiap benda yang telah jatuh
di wilayah horizon peristiwa (daerah di sekitar inti lubang hitam),
tidak akan bisa kabur lagi. Bahkan radiasi elektromagnetik seperti
cahaya pun tidak dapat melarikan diri, akibatnya lubang hitam menjadi
“tidak kelihatan”.
Ternyata, dalam matematika juga ada fenomena unik yang mirip dengan fenomena lubang hitam yaitu bilangan lubang hitam. Bagaimana sebenarnya bilangan lubang hitam itu? Mari kita bermain-main sebentar dengan angka.
Coba pilih sesuka hati Anda sebuah bilangan asli (bilangan mulai dari 1 sampai tak hingga). Sebagai contoh, katakanlah 141.985. Kemudian hitunglah jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit bilangan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapatkan 2 (dua buah digit genap), 4 (empat buah digit ganjil), dan 6 (enam adalah jumlah total digit). Lalu gunakan digit-digit ini (2, 4, dan 6) untuk membentuk bilangan berikutnya, yaitu 246.
Ulangi hitung jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit pada bilangan 246 ini. Kita dapatkan 3 (digit genap), 0 (digit ganjil), dan 3 (jumlah total digit), sehingga kita peroleh 303. Ulangi lagi hitung jumlah digit genap, ganjil, dan total digit pada bilangan 303. (Catatan: 0 adalah bilangan genap). Kita dapatkan 1, 2, 3 yang dapat dituliskan 123.
Jika kita mengulangi langkah di atas terhadap bilangan 123, kita akan dapatkan 123 lagi. Dengan demikian, bilangan 123 melalui proses ini adalah lubang hitam bagi seluruh bilangan lainnya. Semua bilangan di alam semesta akan ditarik menjadi bilangan 123 melalui proses ini, tak satu pun yang akan lolos.
Tapi benarkah semua bilangan akan menjadi 123? Sekarang mari kita coba suatu bilangan yang bernilai sangat besar, sebagai contoh katakanlah 122333444455555666666777777788888888999999999. Jumlah digit genap, ganjil, dan total adalah 20, 25, dan 45. Jadi, bilangan berikutnya adalah 202.545. Lakukan lagi iterasi (pengulangan), kita peroleh 4, 2, dan 6; jadi sekarang kita peroleh 426. Iterasi sekali lagi terhadap 426 akan menghasilkan 303 dan iterasi terakhir dari 303 akan diperoleh 123. Sampai pada titik ini, iterasi berapa kali pun terhadap 123 akan tetap diperoleh 123 lagi. Dengan demikian, 123 adalah titik absolut sang lubang hitam dalam dunia bilangan.
Namun, apakah mungkin saja ada suatu bilangan, terselip di antara rimba raya alam semesta bilangan yang jumlahnya tak terhingga ini, yang dapat lolos dari jeratan maut sang bilangan lubang hitam, sang 123 yang misterius ini?
Ternyata, dalam matematika juga ada fenomena unik yang mirip dengan fenomena lubang hitam yaitu bilangan lubang hitam. Bagaimana sebenarnya bilangan lubang hitam itu? Mari kita bermain-main sebentar dengan angka.
Coba pilih sesuka hati Anda sebuah bilangan asli (bilangan mulai dari 1 sampai tak hingga). Sebagai contoh, katakanlah 141.985. Kemudian hitunglah jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit bilangan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapatkan 2 (dua buah digit genap), 4 (empat buah digit ganjil), dan 6 (enam adalah jumlah total digit). Lalu gunakan digit-digit ini (2, 4, dan 6) untuk membentuk bilangan berikutnya, yaitu 246.
Ulangi hitung jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit pada bilangan 246 ini. Kita dapatkan 3 (digit genap), 0 (digit ganjil), dan 3 (jumlah total digit), sehingga kita peroleh 303. Ulangi lagi hitung jumlah digit genap, ganjil, dan total digit pada bilangan 303. (Catatan: 0 adalah bilangan genap). Kita dapatkan 1, 2, 3 yang dapat dituliskan 123.
Jika kita mengulangi langkah di atas terhadap bilangan 123, kita akan dapatkan 123 lagi. Dengan demikian, bilangan 123 melalui proses ini adalah lubang hitam bagi seluruh bilangan lainnya. Semua bilangan di alam semesta akan ditarik menjadi bilangan 123 melalui proses ini, tak satu pun yang akan lolos.
Tapi benarkah semua bilangan akan menjadi 123? Sekarang mari kita coba suatu bilangan yang bernilai sangat besar, sebagai contoh katakanlah 122333444455555666666777777788888888999999999. Jumlah digit genap, ganjil, dan total adalah 20, 25, dan 45. Jadi, bilangan berikutnya adalah 202.545. Lakukan lagi iterasi (pengulangan), kita peroleh 4, 2, dan 6; jadi sekarang kita peroleh 426. Iterasi sekali lagi terhadap 426 akan menghasilkan 303 dan iterasi terakhir dari 303 akan diperoleh 123. Sampai pada titik ini, iterasi berapa kali pun terhadap 123 akan tetap diperoleh 123 lagi. Dengan demikian, 123 adalah titik absolut sang lubang hitam dalam dunia bilangan.
Namun, apakah mungkin saja ada suatu bilangan, terselip di antara rimba raya alam semesta bilangan yang jumlahnya tak terhingga ini, yang dapat lolos dari jeratan maut sang bilangan lubang hitam, sang 123 yang misterius ini?
Tips Untuk Guru-Guru Matematika yang Baru
1. Coba untuk tidak
memberengut pada saat murid Anda salah dalam menjawab pertanyaan. Ini
akan menghambat siswa dalam berpartisipasi. Siswa yang berpikir Kritis
dan jujur lebih penting daripada jawaban yang benar.
2. Tidak ada pengajaran tanpa kontrol di kelas Anda.
3. Hindari berbicara lebih kepada siswa Anda, atau kata lainnya jangan banyak bicara. Jika Anda terlalu banyak bicara di dalam kelas, kadang-kadang hal terbaik untuk dilakukan adalah menghentikan pembicaraan. Jangan sampai Anda terkenal sebagai guru yang banyak bicara.
4. Mengajar secara Rutin dan terstruktur adalah baik, tetapi jika terlalu banyak dapat menyebabkan Anda dan kelas untuk jatuh ke dalam kebiasaan. Hati-hati jika siswa bosan dengan Anda. Cobalah untuk kegiatan berbeda-beda dari waktu ke waktu.
5. Doronglah partisipasi aktif dari siswa dan arahkan siswa-siswa Anda untuk belajar kelompok.
6. Cobalah untuk menjadi fleksibel. Matematika bisa menjadi topik kaku, tapi Anda tidak harus membuatnya kaku.
7. Cobalah untuk menguraikan beberapa topik yang akan keluar di ujian/tes. Mengatakan "Belajar Bab 6" kepada siswa Anda tidak cukup, khususnya bagi mereka yang memiliki kemauan belajar yang sangat rendah.
8. Jika siswa-siswa Anda menemui kesulitan dalam belajar kelompok, bimbinglah mereka dengan sabar dan teratur.
9. Cobalah untuk mengajar siswa dengan kemampuan pemecahan masalah yang baik.
10. Untuk memotivasi siswa, berikanlah penghargaan bagi siswa yang meraih nilai akademis yang baik dan yang berusaha dengan sungguh-sungguh.
11. Bertindaklah secara adil kepada siswa. Anda akan mendapatkan rasa hormat dari mereka dengan cara ini.
12. Jadilah Motivator terbaik yang dapat menghubungkan matematika dengan dunia nyata. Misalnya, ketika Anda sedang mengajarkan Geometri. Bawalah mereka untuk membayangkan benda-benda di sekeliling mereka, seperti roda yang bentuknya lingkaran, meja yang berbentuk persegi panjang, dan lain sebagainya.
Referensi : Mathgoodies
2. Tidak ada pengajaran tanpa kontrol di kelas Anda.
3. Hindari berbicara lebih kepada siswa Anda, atau kata lainnya jangan banyak bicara. Jika Anda terlalu banyak bicara di dalam kelas, kadang-kadang hal terbaik untuk dilakukan adalah menghentikan pembicaraan. Jangan sampai Anda terkenal sebagai guru yang banyak bicara.
4. Mengajar secara Rutin dan terstruktur adalah baik, tetapi jika terlalu banyak dapat menyebabkan Anda dan kelas untuk jatuh ke dalam kebiasaan. Hati-hati jika siswa bosan dengan Anda. Cobalah untuk kegiatan berbeda-beda dari waktu ke waktu.
5. Doronglah partisipasi aktif dari siswa dan arahkan siswa-siswa Anda untuk belajar kelompok.
6. Cobalah untuk menjadi fleksibel. Matematika bisa menjadi topik kaku, tapi Anda tidak harus membuatnya kaku.
7. Cobalah untuk menguraikan beberapa topik yang akan keluar di ujian/tes. Mengatakan "Belajar Bab 6" kepada siswa Anda tidak cukup, khususnya bagi mereka yang memiliki kemauan belajar yang sangat rendah.
8. Jika siswa-siswa Anda menemui kesulitan dalam belajar kelompok, bimbinglah mereka dengan sabar dan teratur.
9. Cobalah untuk mengajar siswa dengan kemampuan pemecahan masalah yang baik.
10. Untuk memotivasi siswa, berikanlah penghargaan bagi siswa yang meraih nilai akademis yang baik dan yang berusaha dengan sungguh-sungguh.
11. Bertindaklah secara adil kepada siswa. Anda akan mendapatkan rasa hormat dari mereka dengan cara ini.
12. Jadilah Motivator terbaik yang dapat menghubungkan matematika dengan dunia nyata. Misalnya, ketika Anda sedang mengajarkan Geometri. Bawalah mereka untuk membayangkan benda-benda di sekeliling mereka, seperti roda yang bentuknya lingkaran, meja yang berbentuk persegi panjang, dan lain sebagainya.
Referensi : Mathgoodies
Magic Square
In recreational
mathematics, a magic square of order n is an arrangement of n² numbers,
usually distinct integers, in a square, such that the n numbers in all
rows, all columns, and both diagonals sum to the same constant. A normal
magic square contains the integers from 1 to n². The term "magic
square" is also sometimes used to refer to any of various types of word
square.
Normal magic squares exist for all orders n ≥ 1 except n = 2, although the case n = 1 is trivial—it consists of a single cell containing the number 1. The smallest nontrivial case, shown below, is of order 3.
Normal magic squares exist for all orders n ≥ 1 except n = 2, although the case n = 1 is trivial—it consists of a single cell containing the number 1. The smallest nontrivial case, shown below, is of order 3.
The
constant sum in every row, column and diagonal is called the magic
constant or magic sum, M. The magic constant of a normal magic square
depends only on n and has the value
For normal magic squares of order n = 3, 4, 5, …, the magic constants are:
15, 34, 65, 111, 175, 260, …
Source : http://en.wikipedia.org/wiki/Magic_square
Ahli Matematika Wanita
ika kita mengamati kembali sejarah Matematika,
ternyata bidang Matematika tidak lepas dari pengaruh beberapa Wanita
yang luar biasa. Mereka sungguh menekuni Matematika, sains, dan
filosofi. Berikut adalah beberapa sumbangan dari "Para Wanita Jenius" yang membuat mereka terkenal dalam bidang intelektual ini.
1. Hypatia

Hypatia adalah ahli Matematika pertama yang diakui. Dia lahir di Alexandria, Mesir, sekitar tahun 350 dan ia merupakan seorang sarjana yang diakui. Selain menjadi ahli matematika, ia juga adalah seorang ahli astronomi dan filsafat. Ia juga percaya pada teori yang dikemukakan oleh Plato dan Aristoteles. Ia meninggal dunia akibat dari kemarahan massa Kristen pada waktu itu. Namun masih banyak kebingungan dan perdebatan, apakah ia meninggal pada tahun 370 atau tahun 415 setelah masehi. Kontribusinya yang kekal dalam dunia matematika tidak habis-habisnya digunakan untuk penelitian di berbagai topik. Pekerjaan utamanya adalah sebagai berikut:
a) Ia menulis suatu komentar pada volume ke-13 dari buku teks Matematika Yunani yang terkenal yaitu "Artihmetica".
b) Dia mengubah Ptolemy dari versi terkenalnya "Almagest".
c) Dia mengubah komentar ayahnya pada "Euclid's Elements" atau "Elemen Euclid".
d) Ia juga membuat komentar pada sebuah pekerjaan terkenal yaitu Conics yang dibuat oleh "Apollonius".
2. Maria Gaetana Agnesi

Ia adalah seorang anak yang berbakat, seorang ahli bahasa Italia dan matematika. Maria adalah seorang wanita yang memiliki multi talenta. Ia Lahir dari sebuah keluarga yang kaya pada tahun 1718 dan dia adalah anak ke 21 dari orang tuanya. Ia juga menguasai lebih dari separuh lusin bahasa. Ia adalah tokoh yang sangat terkenal di bidang matematika. Kontribusinya adalah sebagai berikut:
a) Ia menulis buku pertama yang memperkenalkan Integral dan Kalkulus Diferensial.
b) Ia menulis "Instituzioni analitiche ad uso della gioventu italiana"; sebuah master piece yang dianggap sebagai perluasan yang terbaik untuk karya Euler.
c) Ia juga menulis sebuah perjanjian yang tidak bisa diterbitkan, namun karya itu sangat dihargai dan dipuja-puja banyak orang.
d) Ia menentukan persamaan dari suatu kurva yang aneh, yang kemudian dikenal sebagai "Witch dari Agnesi".
3. Sophie Germain

Sophie lahir dari sebuah keluarga kaya kelas atas di Perancis, pada tahun 1776, di mana tahun ini merupakan masa Revolusi bagi rakyat Amerika. Apapun "Pekerjaan Otak" yang dilakukan wanita pada zaman itu dianggap sebagai pekerjaan yang tidak sehat dan berbahaya bagi wanita. Karena hal inilah, Sophie selalu menghadapi banyak masalah dalam mendapatkan pendidikan, karena adanya aturan yang tabu tersebut di masyarakat. Meskipun demikian, ia tetap belajar matematika dan mengukir cita-citanya dalam bidang ini. Dia sering disebut sebagai "The Revolutionary Mathematician". Kontribusinya adalah sebagai berikut:
a) Pada awalnya, ia bekerja pada Teori Bilangan dan memberikan banyak yang Teorema menarik pada bilangan prima. Ia bahkan menemukan identitas baru, sehingga banyak bilangan seperti itu yang saat ini disebut sebagai "Sophie Germain primes" atau "Bilangan Prima Sophie Germain".
b) Karyanya tentang "Fermat's Last theorem" merupakan suatu jalan pintas yang menarik.
c) Dia adalah wanita pertama yang menghadiri "Academie des Science" dan "Institut de France' session".
4. Ada Lovelace

Ada Lovelace adalah anak perempuan dari seorang penyair terkenal, "Lord Byron". Ia lahir pada tanggal 10 Desember 1815 di Inggris dan ia dinobatkan sebagai "Programmer Pertama" di dunia. Dialah yang meletakkan dasar untuk dunia software dan komputer. Pada tahun 1980, muncullah bahasa pemrograman komputer "Ada". Kontribusinya adalah sebagai berikut:
Dia diakui satu-satunya yang telah menulis simbol dan kode sesuai dengan aturan, untuk komputer mekanik awal milik Charles Babbage, yaitu "The Analytical Engine".
5. Sofia Kovalevskaya

Ia lahir pada 15 Januari 1850 di Moskow, Rusia. Dia adalah ahli Matematika wanita pertama dan utama di Rusia. Ia berani menentang kakek-neneknya demi melanjutkan studi yang lebih tinggi. Dia dikenal dengan karya-karyanya sebagai berikut:
a) Dia melakukan penelitian pada persamaan diferensial yang dikenal sebagai "Kovalevskaya Top".
b) Ia bekerja mengembangkan "Teorema Cauchy-Kovalevskaya", sebuah teorema yang sangat dasar untuk membantu memahami persamaan diferensial.
6. Amalie Emmy Noether

Ia lahir pada 23 Maret 1882 di Jerman. Amalie adalah seorang ahli matematika revolusioner mampu bekerja di berbagai bidang. Albert Einstein mengatakan bahwa dia adalah "Wanita yang paling penting dalam sejarah matematika, karena pendidikan tingginya". Karya-karyanya antara lain:
a) Penelitian lengkap mengenai Aljabar Abstrak dan Teori Fisika.
b) Teori Path-breaking dalam bidang aljabar.
c) Salah satu teorema terkenal dari ilmu fisika yaitu "Teorema Noether", menghubungkan konservasi hukum, dan simetri yang diusulkan oleh Noether.
Untuk Referensi lain silahkan klik link dibawah ini :
http://math07.findtalk.biz/t43-ahli-ahli-matematika-wanita-yang-terkenal
http://mayatrii.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_17.pdf
1. Hypatia
Hypatia adalah ahli Matematika pertama yang diakui. Dia lahir di Alexandria, Mesir, sekitar tahun 350 dan ia merupakan seorang sarjana yang diakui. Selain menjadi ahli matematika, ia juga adalah seorang ahli astronomi dan filsafat. Ia juga percaya pada teori yang dikemukakan oleh Plato dan Aristoteles. Ia meninggal dunia akibat dari kemarahan massa Kristen pada waktu itu. Namun masih banyak kebingungan dan perdebatan, apakah ia meninggal pada tahun 370 atau tahun 415 setelah masehi. Kontribusinya yang kekal dalam dunia matematika tidak habis-habisnya digunakan untuk penelitian di berbagai topik. Pekerjaan utamanya adalah sebagai berikut:
a) Ia menulis suatu komentar pada volume ke-13 dari buku teks Matematika Yunani yang terkenal yaitu "Artihmetica".
b) Dia mengubah Ptolemy dari versi terkenalnya "Almagest".
c) Dia mengubah komentar ayahnya pada "Euclid's Elements" atau "Elemen Euclid".
d) Ia juga membuat komentar pada sebuah pekerjaan terkenal yaitu Conics yang dibuat oleh "Apollonius".
2. Maria Gaetana Agnesi
Ia adalah seorang anak yang berbakat, seorang ahli bahasa Italia dan matematika. Maria adalah seorang wanita yang memiliki multi talenta. Ia Lahir dari sebuah keluarga yang kaya pada tahun 1718 dan dia adalah anak ke 21 dari orang tuanya. Ia juga menguasai lebih dari separuh lusin bahasa. Ia adalah tokoh yang sangat terkenal di bidang matematika. Kontribusinya adalah sebagai berikut:
a) Ia menulis buku pertama yang memperkenalkan Integral dan Kalkulus Diferensial.
b) Ia menulis "Instituzioni analitiche ad uso della gioventu italiana"; sebuah master piece yang dianggap sebagai perluasan yang terbaik untuk karya Euler.
c) Ia juga menulis sebuah perjanjian yang tidak bisa diterbitkan, namun karya itu sangat dihargai dan dipuja-puja banyak orang.
d) Ia menentukan persamaan dari suatu kurva yang aneh, yang kemudian dikenal sebagai "Witch dari Agnesi".
3. Sophie Germain
Sophie lahir dari sebuah keluarga kaya kelas atas di Perancis, pada tahun 1776, di mana tahun ini merupakan masa Revolusi bagi rakyat Amerika. Apapun "Pekerjaan Otak" yang dilakukan wanita pada zaman itu dianggap sebagai pekerjaan yang tidak sehat dan berbahaya bagi wanita. Karena hal inilah, Sophie selalu menghadapi banyak masalah dalam mendapatkan pendidikan, karena adanya aturan yang tabu tersebut di masyarakat. Meskipun demikian, ia tetap belajar matematika dan mengukir cita-citanya dalam bidang ini. Dia sering disebut sebagai "The Revolutionary Mathematician". Kontribusinya adalah sebagai berikut:
a) Pada awalnya, ia bekerja pada Teori Bilangan dan memberikan banyak yang Teorema menarik pada bilangan prima. Ia bahkan menemukan identitas baru, sehingga banyak bilangan seperti itu yang saat ini disebut sebagai "Sophie Germain primes" atau "Bilangan Prima Sophie Germain".
b) Karyanya tentang "Fermat's Last theorem" merupakan suatu jalan pintas yang menarik.
c) Dia adalah wanita pertama yang menghadiri "Academie des Science" dan "Institut de France' session".
4. Ada Lovelace
Ada Lovelace adalah anak perempuan dari seorang penyair terkenal, "Lord Byron". Ia lahir pada tanggal 10 Desember 1815 di Inggris dan ia dinobatkan sebagai "Programmer Pertama" di dunia. Dialah yang meletakkan dasar untuk dunia software dan komputer. Pada tahun 1980, muncullah bahasa pemrograman komputer "Ada". Kontribusinya adalah sebagai berikut:
Dia diakui satu-satunya yang telah menulis simbol dan kode sesuai dengan aturan, untuk komputer mekanik awal milik Charles Babbage, yaitu "The Analytical Engine".
5. Sofia Kovalevskaya
Ia lahir pada 15 Januari 1850 di Moskow, Rusia. Dia adalah ahli Matematika wanita pertama dan utama di Rusia. Ia berani menentang kakek-neneknya demi melanjutkan studi yang lebih tinggi. Dia dikenal dengan karya-karyanya sebagai berikut:
a) Dia melakukan penelitian pada persamaan diferensial yang dikenal sebagai "Kovalevskaya Top".
b) Ia bekerja mengembangkan "Teorema Cauchy-Kovalevskaya", sebuah teorema yang sangat dasar untuk membantu memahami persamaan diferensial.
6. Amalie Emmy Noether
Ia lahir pada 23 Maret 1882 di Jerman. Amalie adalah seorang ahli matematika revolusioner mampu bekerja di berbagai bidang. Albert Einstein mengatakan bahwa dia adalah "Wanita yang paling penting dalam sejarah matematika, karena pendidikan tingginya". Karya-karyanya antara lain:
a) Penelitian lengkap mengenai Aljabar Abstrak dan Teori Fisika.
b) Teori Path-breaking dalam bidang aljabar.
c) Salah satu teorema terkenal dari ilmu fisika yaitu "Teorema Noether", menghubungkan konservasi hukum, dan simetri yang diusulkan oleh Noether.
Untuk Referensi lain silahkan klik link dibawah ini :
http://math07.findtalk.biz/t43-ahli-ahli-matematika-wanita-yang-terkenal
http://mayatrii.student.umm.ac.id/download-as-pdf/umm_blog_article_17.pdf
Sejarah Singkat Teorema Pytagoras
Teorema Pythagoras"
dinamakan oleh ahli matematika Yunani kuno yaitu Pythagoras, yang
dianggap sebagai orang yang pertama kali memberikan bukti teorema ini.
Akan tetapi, banyak orang yang percaya bahwa terdapat hubungan khusus
antara sisi dari sebuah segi tiga siku-siku jauh sebelum Pythagoras
menemukannya.

Teorema Pythagoras memainkan peran yang sangat signifikan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan matematika. Misalnya, untuk membentuk dasar trigonometri dan bentuk aritmatika, di mana bentuk ini menggabungkan geometri dan aljabar. Teorema ini adalah sebuah hubungan dalam Geometri Euclides di antara tiga sisi dari segi tiga siku-siku. Hal ini menyatakan bahwa 'Jumlah dari persegi yang dibentuk dari panjang dua sisi siku-sikunya akan sama dengan jumlah persegi yang dibentuk dari panjang hipotenusa-nya'.
Secara matematis, teorema ini biasanya biasanya ditulis sebagai : a2 + b2 = c2 , di mana a dan b mewakili panjang dari dua sisi lain dari segitiga siku-siku dan c mewakili panjang dari hipotenusanya (sisi miring).
Sejarah
Sejarah dari Teorema Pythagoras dapat dibagi sebagai berikut:
1. pengetahuan dari Triple Pythagoras,
2. hubungan antara sisi-sisi dari segitiga siku-siku dan sudut-sudut yang berdekatan, 3. bukti dari teorema.
Sekitar 4000 tahun yang lalu, orang Babilonia dan orang Cina telah menyadari fakta bahwa sebuah segitiga dengan panjang sisi 3, 4, dan 5 harus merupakan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan konsep ini untuk membangun sudut siku-siku dan merancang segitiga siku-siku dengan membagi panjang tali ke dalam 12 bagian yang sama, seperti sisi pertama pada segitiga adalah 3, sisi kedua adalah 4, dan sisi ketiga adalah 5 satuan panjang.
Sekitar 2500 tahun SM, Monumen Megalithic di Mesir dan Eropa Utara terdapat susunan segitiga siku-siku dengan panjang sisi yang bulat. Bartel Leendert van der Waerden meng-hipotesis-kan bahwa Tripel Pythagoras diidentifikasi secara aljabar. Selama pemerintahan Hammurabi the Great (1790 - 1750 SM), tablet Plimpton Mesopotamian 32 terdiri dari banyak tulisan yang terkait dengan Tripel Pythagoras. Di India (Abad ke-8 sampai ke-2 sebelum masehi), terdapat Baudhayana Sulba Sutra yang terdiri dari daftar Tripel Pythagoras yaitu pernyataan dari dalil dan bukti geometris dari teorema untuk segitiga siku-siku sama kaki.
Pythagoras (569-475 SM) menggunakan metode aljabar untuk membangun Tripel Pythagoras. Menurut Sir Thomas L. Heath, tidak ada penentuan sebab dari teorema ini selama hampir lima abad setelah Pythagoras menuliskan teorema ini. Namun, penulis seperti Plutarch dan Cicero mengatributkan teorema ke Pythagoras sampai atribusi tersebut diterima dan dikenal secara luas. Pada 400 SM, Plato mendirikan sebuah metode untuk mencari Tripel Pythagoras yang baik dipadukan dengan aljabar and geometri. Sekitar 300 SM, elemen Euclid (bukti aksiomatis yang tertua) menyajikan teorema tersebut. Teks Cina Chou Pei Suan Ching yang ditulis antara 500 SM sampai 200 sesudah masehi memiliki bukti visual dari Teorema Pythagoras atau disebut dengan "Gougu Theorem" (sebagaimana diketahui di Cina) untuk segitiga berukuran 3, 4, dan 5. Selama Dinasti Han (202 SM - 220 M), Tripel Pythagoras muncul di Sembilan Bab pada Seni Mathematika seiring dengan sebutan segitiga siku-siku. Rekaman pertama menggunakan teorema berada di Cina sebagai 'theorem Gougu', dan di India dinamakan "Bhaskara theorem".
Namun, hal ini belum dikonfirmasi apakah Pythagoras adalah orang pertama yang menemukan hubungan antara sisi dari segitiga siku-siku, karena tidak ada teks yang ditulis olehnya yang ditemukan. Walaupun demikian, nama Pythagoras telah dipercaya untuk menjadi nama yang sesuai untuk teorema ini.
Referensi : buzzle.com
Teorema Pythagoras memainkan peran yang sangat signifikan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan matematika. Misalnya, untuk membentuk dasar trigonometri dan bentuk aritmatika, di mana bentuk ini menggabungkan geometri dan aljabar. Teorema ini adalah sebuah hubungan dalam Geometri Euclides di antara tiga sisi dari segi tiga siku-siku. Hal ini menyatakan bahwa 'Jumlah dari persegi yang dibentuk dari panjang dua sisi siku-sikunya akan sama dengan jumlah persegi yang dibentuk dari panjang hipotenusa-nya'.
Secara matematis, teorema ini biasanya biasanya ditulis sebagai : a2 + b2 = c2 , di mana a dan b mewakili panjang dari dua sisi lain dari segitiga siku-siku dan c mewakili panjang dari hipotenusanya (sisi miring).
Sejarah
Sejarah dari Teorema Pythagoras dapat dibagi sebagai berikut:
1. pengetahuan dari Triple Pythagoras,
2. hubungan antara sisi-sisi dari segitiga siku-siku dan sudut-sudut yang berdekatan, 3. bukti dari teorema.
Sekitar 4000 tahun yang lalu, orang Babilonia dan orang Cina telah menyadari fakta bahwa sebuah segitiga dengan panjang sisi 3, 4, dan 5 harus merupakan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan konsep ini untuk membangun sudut siku-siku dan merancang segitiga siku-siku dengan membagi panjang tali ke dalam 12 bagian yang sama, seperti sisi pertama pada segitiga adalah 3, sisi kedua adalah 4, dan sisi ketiga adalah 5 satuan panjang.
Sekitar 2500 tahun SM, Monumen Megalithic di Mesir dan Eropa Utara terdapat susunan segitiga siku-siku dengan panjang sisi yang bulat. Bartel Leendert van der Waerden meng-hipotesis-kan bahwa Tripel Pythagoras diidentifikasi secara aljabar. Selama pemerintahan Hammurabi the Great (1790 - 1750 SM), tablet Plimpton Mesopotamian 32 terdiri dari banyak tulisan yang terkait dengan Tripel Pythagoras. Di India (Abad ke-8 sampai ke-2 sebelum masehi), terdapat Baudhayana Sulba Sutra yang terdiri dari daftar Tripel Pythagoras yaitu pernyataan dari dalil dan bukti geometris dari teorema untuk segitiga siku-siku sama kaki.
Pythagoras (569-475 SM) menggunakan metode aljabar untuk membangun Tripel Pythagoras. Menurut Sir Thomas L. Heath, tidak ada penentuan sebab dari teorema ini selama hampir lima abad setelah Pythagoras menuliskan teorema ini. Namun, penulis seperti Plutarch dan Cicero mengatributkan teorema ke Pythagoras sampai atribusi tersebut diterima dan dikenal secara luas. Pada 400 SM, Plato mendirikan sebuah metode untuk mencari Tripel Pythagoras yang baik dipadukan dengan aljabar and geometri. Sekitar 300 SM, elemen Euclid (bukti aksiomatis yang tertua) menyajikan teorema tersebut. Teks Cina Chou Pei Suan Ching yang ditulis antara 500 SM sampai 200 sesudah masehi memiliki bukti visual dari Teorema Pythagoras atau disebut dengan "Gougu Theorem" (sebagaimana diketahui di Cina) untuk segitiga berukuran 3, 4, dan 5. Selama Dinasti Han (202 SM - 220 M), Tripel Pythagoras muncul di Sembilan Bab pada Seni Mathematika seiring dengan sebutan segitiga siku-siku. Rekaman pertama menggunakan teorema berada di Cina sebagai 'theorem Gougu', dan di India dinamakan "Bhaskara theorem".
Namun, hal ini belum dikonfirmasi apakah Pythagoras adalah orang pertama yang menemukan hubungan antara sisi dari segitiga siku-siku, karena tidak ada teks yang ditulis olehnya yang ditemukan. Walaupun demikian, nama Pythagoras telah dipercaya untuk menjadi nama yang sesuai untuk teorema ini.
Referensi : buzzle.com
Langganan:
Postingan (Atom)